
Sunset berlatar Pura Luhur Tanah Lot memberi kesan magis yang menarik wisatawan berkunjung dari seluruh dunia. Bali adalah Pulau Dewata.
Senja mulai menyapa. Di antara gelayut awan yang tak begitu tebal, matahari di atas langit Pura Tanah Lot mulai berubah kemerahan. Ketika cahaya meredup, bulatannya tampak makin utuh. Terlihat cantik di balik indahnya siluet pura.
Debur ombak yang berkejaran menghantam bebatuan, memberi warna lain. Eksotis! "Saya belum pernah melihat keagungan Tuhan yang luar biasa seperti ini," begitu Dieter Feiertag, wisatawan asal Austria yang sore itu menikmati sunset Tanah Lot dari Sunset Terrace, area pusat hidangan di atas tebing setinggi 12 meter.
Keindahan sunset memang menjadi daya tarik utama kawasan wisata Tanah Lot di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Tanah Lot berjarak sekitar 20 km dari Denpasar atau bisa ditempuh selama sekitar 45 menit.
Bersama istrinya, Dieter yang baru pertama kali menikmati sunset Tanah Lot mengaku puas. "Sangat menarik menikmati suasana pura yang tenang dengan deburan ombak yang gagah tanpa henti, sunset, dan pesona alam sekitarnya," urainya. Ia berharap suatu saat bisa kembali ke Tanah Lot untuk menikmati hal serupa. "Saya pasti akan kembali lagi," tekadnya.

Tak hanya Dieter. Ratusan wisatawan asing lain tampak antusias menikmati detik-detik tenggelamnya mentari di balik keagungan Pura Tanah Lot. Sebagian besar sibuk dengan kamera pocket masing-masing, seolah tak mau kehilangan momen. Sebagian memilih bersantai menikmati sunset sambil asyik menyeruput es kelapa muda, minuman khas setempat.
Sunset Terrace, menjadi tempat terfavorit untuk menikmati keindahan senja di tanah lot yang menghanyutkan. Disebut Sunset Terrace, karena dari tempat itulah matahari merah yang sedang menuju peraduan terlihat paling cantik. Tak pelak, sekitar beberapa restoran dapat menjadi pilihan di area tersebut.
Di tempat lain, sunset di kawasan Tanah Lot dapat dinikmati dengan cara berbeda. Maklum, kawasan seluas 11 hektare itu memberi banyak pilihan posisi menikmati sunset. Salah satu posisi favorit adalah Pura Batu Bolong, pura lainnya di kawasan yang sama. Selain Pura Luhur Tanah Lot, ada tujuh pura lain di tempat ini. Di antaranya Pura Batu Bolong, Pura Penataran, Pura Jero Kandang, Pura Enjung Galuh, Pura Batu Mejan, Pura Luhur Pekendungan, dan Pura Hyang Api. Itu sebabnya kawasan wisata Tanah Lot juga menjadi salah satu tujuan wisata spiritual bagi umat Hindu dari berbagai negara.
Memandang sunset dengan latar belakang Pura Batu Bolong, menawarkan suasana yang tak kalah asyik. Apalagi, pura di atas tebing tinggi yang menjorok ke laut itu terlihat unik dengan lubang di bawahnya. Dalam bahasa Bali, bolong berarti berlubang. Itu sebabnya pura itu disebut Pura Batu Bolong.
Bila ingin lebih berkesan, sunset di kawasan Tanah Lot juga bisa dinikmati sambil menyaksikan pertunjukan Kecak, tari khas tradisional Bali yang menceritakan legenda klasik Ramayana. Legenda dari India ini menceritakan kisah cinta Rama dan Shinta, roman cinta yang mirip kisah Romeo dan Juliet. Dengan latar belakang matahari tenggelam, ritmik gerak penarinya melahirkan siluet yang menarik. Selama gerak itu pula, suara akapela dari puluhan penari bertelanjang dada terus menggema. "Cak.. cak.. cak.."

Sunset memang daya tarik utama. Tetapi objek wisata Tanah Lot memiliki daya tarik lain yang tak kalah menarik. Pura Luhur Tanah Lot yang berada di atas tebing di tengah laut, menjadikannya sangat unik.
Posted By : Miya
Managed account adalah salah satu program utama aztama yang hadir dengan tujuan membantu investor merencanakan dan mewujudkan rencana keuangan melalui instrumen investasi
| Member | Jumlah | Harga |
|---|---|---|
| Aztama | 2500 | Rp. 9.525 |
| Arien | 500 | Rp. 9.550 |
| Nugraha | 1100 | Rp. 9.525 |
| Agus | 800 | Rp. 9.500 |
| Widya | 250 | Rp. 9.550 |
| Beli Liberty Reserve | ||
Alamat : Jl S Parman 35 Yogyakarta
Email : support@aztama.com
Telp : (0274) 8518812
Copyright 2012 www.aztama.com All Right Reserved